Satria Muda Pertamina menjadi salah satu klub bola basket paling menonjol di Indonesia Basketball League 2017-2018 musim. Klub ini masih membawa rekor sempurna karena tidak pernah kalah di ajang IBL ini. Dalam pertarungan terbaru, Satria Muda Pertamina juga berhasil menumbangkan perlawanan dari Garuda Bandung dengan skor akhir 85-61. Ini adalah angka sempurna untuk menutup IBL 2017/2018 seri II. Klub basket Jakarta ini berhasil menutup seri dengan rekor tidak pernah kalah. Rekor yang sempurna ini tentu saja membuat semua pemain dan pelatih klub basket merasa bangga sekaligus lega. Seri berikutnya akan segera dimulai, saatnya untuk kembali mendapatkan skor terbaik lainnya.

Pada 17 Desember 2017, pertandingan sengit antara Satria Muda Pertamina dan Garuda Bandung selesai. Sebelumnya, mereka berdua menjadi tim terkuat di IBL 2017/2018 karena mereka tidak pernah dikalahkan. Pemenang hari ini pasti akan membuat catatan terbaik untuk tim masing-masing. Pertandingan digelar di Gor C-Tra Arena Bandung. Di awal pertandingan, Satria Muda bisa langsung menguasai permainan sejak "tip off" dan berhasil unggul di kuarter pertama. Skor kuartal pertama adalah 18-12. Selanjutnya, tim SM dibanggakan lagi dengan pemain depan kecil mereka, Arki Dikania Wisnu, yang berhasil melakukan kinerja yang sangat baik. SM juga tidak memberikan kesempatan kepada Garuda Bandung untuk memberikan kinerja terbaik mereka.

Game ini sangat menarik untuk diikuti. Tim SM Pertamina melakukan disiplin permainan yang sangat tinggi. Mereka siap mengunci pergerakan pemain asing Garuda Bandung. Pemain andalan Garuda Bandung, Diftha Pratama, dibuat tidak bisa digerakkan oleh SM. Hasilnya, Satria Muda berhasil mengukir skor sempurna, yaitu 85 – 61. Ia juga menempati posisi pemimpin klasemen. Posisi kedua ditempati oleh Garuda Bandung. Hasil akhirnya tentu sangat mengecewakan bagi Garuda Bandung. Meskipun tim ini telah menyiapkan segala yang terbaik untuk bisa memenangkan pertandingan. Namun, perjuangan itu mungkin tidak semaksimal apa yang dilakukan oleh Tim Satria Muda Pertamina.

Pemain terbaik Satria Muda adalah pusat Amerika, Dior Lowhorne yang berhasil menyumbangkan 20 poin, satu assist dan 12 rebound. Selain itu, tim ini memiliki pemain lengkap karena Dhifta mampu kembali bermain setelah cuti karena cedera. Pelatih SM, Youbel Sondakh, juga menyatakan kegembiraan karena kehangatan. Hasil pertandingan itu tak lain adalah perjuangan anak-anak asuhnya. Skuad terbaik yang maju dalam pertandingan berhasil memberikan kemenangan penuh yang membawa SM menduduki posisi sebagai pemimpin klasemen. Prestasi yang cukup bagus untuk IBL seri 2 musim 2017/2018 ini.

Sebaliknya, pemain terbaik dari kubu Garuda bukan pemain asing, tetapi pemain lokal. Surliyadin mencetak 16 poin dan 6 rebound. Ini menempatkannya sebagai pemain terbaik Garuda di kompetisi. Meskipun mereka belum mampu memenangkan pertandingan, Tim Garuda tetap optimis untuk dapat memenangkan kejuaraan serupa di masa depan. Kejuaraan IBL akan berlanjut untuk beberapa seri berikutnya. Tidak terlalu berlarut-larut dalam kekalahan adalah kuncinya sehingga Anda bisa terus berkompetisi di pertandingan berikutnya.

Itu adalah hasil dari pertandingan tegang antara Suara Muda dan Garuda Bandung. Tetap mendukung tim basket favorit Anda sehingga Anda dapat terus maju ke pertandingan berikutnya. Dukungan dari para penggemar tentu saja dapat memacu semangat para pemain bola basket.

Baca juga artikel kami tentang Pemain Basket Indonesia Alami di sini.

Jabatan Klub Satria Muda yang Tidak Terkalahkan muncul pertama kali di CABOCANADA.ORG.